PUISI

Negeriku Adalah Rumahku

 

Ku berdiri dan menjungjung tinggi Negeri ini

Ku busungkan dadaku dengan penuh semangat

Ku berteriak Majulah Negeriku

Majulah Bangsaku

Ku berdiri  di negeri yang amat kaya ini

Kaya akan Segalanya

Kaya dengan beribu-ribu dan berjuta-juta kekayaan alam

Yang tak ternilai harganya

Di Negeri tempat kita berpijak ini

Masih banyak rahasiah yang masih tersimpan

Dari beragam kekayaan lainnya

Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia

Negeri yang kaya dan makmur ini

Tempat tinggal dan tempat dilahirkan kita

Kita harus ingat dengan apa yang telah diberikan negeri ini kepada kita

Karena kita harus ingat dimana kita berpijak

Disitulah aku berdiri tegak

Negeriku adalah rumahku

Bangsaku adalah bangsa Indonesia

Negeriku adalah Indonesia

Disanalah dimana aku berpijak,bernafas,dan tinggal

 

SBY

SBY kau begitu tegar menghadapi semua ini

Kau begitu gagah dan berani

Kau begitu sabar menghadapi semua ini

Kau begitu ganteng dihadapan semua

SBY kau begitu tangguh dihadapan kami

Kau akan bersaing pada 9 April nanti

Bersaing dengan hati nuranimu

SBY kobarkan api semangat 45

Yang akan menjadi sumber kekuatan bangsa Indonesia

SBY tapi kau mengapa mempermainkan hati rakyat

Menaik turunkan harga minyak bumi

Sampai diturunkan 3X

Ee…Diturunnkan…..

Ee…Diturunnkan…..

Ee…Diturunnkan…..

 

 GERINDRA

Kau adalah sang penguasa udara

Sesosok pembela kebenaran

Kau begitu tegas untuk mengambil perhatian rakyat

Rasa cintamu terhadap negeri ini begitu amat besar

Gerindra sebuah gerakan Indonesia raya

Sebuah gerakan untuk menyonsong masa depan

Gerindra kau begitu jaya

Kau begitu gagah dan perkasa

Prabowo Sugianto sang pelopor baru

Membawa nama baru

Membawa lambang baru

Kobarkan semangatmu ke negeri ini

Negeri Indonesia Raya

Majulah partaiku

Gerindra………………….

Gerindra………………….

Gerindra………………….

Contreng no 5

Partai Gerindra Prabowo Sugianto

Satu kali lagi teriakan semangatmu

Partai Gerindra…….

 ANAK JALANAN

Kini harapanku telah lenyap

Masa depanku sudah tidak terjamin lagi

Harapan dan impianku kini telah usai

Tak ada lagi yang bisa aku banggakan

Kini putuslah harapanku sudah

Apa yang aku bayangkan hanyal sebuah kenangan

Aku tidak bisa mencari teman yang sebaya lagi

Temanku hanyalah sebuah gitar tua

Yang tak mungkin layak lagi

Tapi aku selalu berhayal

Suatu saat lagi aku bisa pergi bersekolah

Saat yangkunantikan saat berkumpul dengan teman-teman

Mungkin aku selalu berfikir

Itu tidak akan terjadi padaku

Aku hanya bisa berdo’a dan berdo’a</b

Agar impian itu bisa terjadi

Semoga saja keajaiban akan datang

Pada tahun yang akan datang

Yang akan membawa perubahan untuk segalanya

Agar aku bisa sekolah lagi

Walaupun aku seorang anak jalanan

Tapi semangat belajarku berkobar-kobar didalam hatiku ini

Tentang Engkau (I)

Dan, kemana akan dia perginya?

Tempat yang ia tuju kecuali kesenangannya

Dan apa yang ia perbuat untuk rakyatnya?

Hanya penderitaan yang ia sampaikan


Dan, kemana akan dia perginya?

Tak ada kelaparan baginya

Dan apa yang ia perbuat untuk rakyatnya?

Angka yang terus merayap naik


Dan kemana akan dia perginya?

Tempat “tinggal” yang mewah adanya

Dan apa yang ia perbuat untuk rakyatnya?

Pindah mereka setiap saat


Hai, para pemimpin yang memiliki mata!

Tak lihatkah kau, tubuh kering kerontang rakyatmu?


Hai, para pemimpin yang memiliki telinga!

Tak dengarkah kau, jeritan tangis hati rakyatmu?


Hai, para pemimpin yang memiliki hati!

Tak merasakah kau, basah darah dan air mata rakyatmu?


Hai, para pemimpin yang memiliki akal!

Tak tahukah kau, ketika Tuhan Alam Raya ini menyatakan, bahwa setiap yang berjiwa akan dihisab?


Dengan suara ini, aku mewakili

jiwa-jiwa yang tertindas, menyatakan

kepada kalian, para pemimpin.


Kembalilah kalian ke jalan yang benar!

Kembalilah kalian kepada hukum yang benar!

Kembalilah kalian, dari apa ayng telah kalian rusak,

dan benarkanlah perbuatan kalian!

Tentang Engkau (II)

 

Hai, kau yang (dipilih untuk menjadi) pemimpin kami!

Apakah kau tak tahu, apa yang kau (seharusnya) lakukan?

Dan apabila kau tidak (mau) tahu,

Maka akan kau kemanakan harkat diri kami?

 

Hai, kau yang (dipilih untuk menjadi) pemimpin kami!

Apakah kau tak tahu, apa yang kau (seharusnya) pikirkan?

Dan apabila kau tidak (mau) tahu,

Maka akan kau apakan tubuh kerontang kami?

 

Hai, kau yang (dipilih untuk menjadi) pemimpin kami!

Apakah kau tak tahu, apa yang kau (seharusnya) perintahkan?

Dan apabila kau tidak (mau) tahu,

Maka akan kau berikan apa saudara-saudara kami?

 

Hai, kau yang (dipilih untuk menjadi) pemimpin kami!

Apakah kau tak tahu, apa yang kau (seharusnya) lindungi?

Dan apabila kau tidak (mau) tahu,

Maka akan kau sandarkan kemana harapan kami?

 

Hai, kau yang (dipilih untuk menjadi) pemimpin kami!

Apakah kau tak tahu, apa yang kau (seharusnya) cintai?

Dan apabila kau tidak (mau) tahu,

Maka akan kau bahagiakan siapa selain kami?

 

Hai, kau yang (dipilih untuk menjadi) pemimpin kami!

Apakah kau tak tahu, apa yang kau (seharusnya) ayomi?

Dan apabila kau tidak (mau) tahu,

Maka akan kau arahkan kemana kepala kami?

 Hai, kau yang (dipilih untuk menjadi) pemimpi

Tentang Engkau (III)

 Begitu, begitu yang kami dengar

Janji manis yang kau lontarkan di hadapan kami,

ketika kau dengan gagah berpidato di atas

podium yang megah

 

Begitu, begitu yang kami dengar

Prestasi baik yang kau sampaikan di hadapan kami,

ketika kau dengan kesederhanaan mu di tengah

rakyat biasa

 

Begitu, begitu yang kami dengar

Arah dan tujuan yang kau tawarkan di hadapan kami,

ketika kau berpakaian mantap di depan

layar kaca

 

Begitu, begitu yang kami dengar

Kemenangan dunia yang kau ambisikan di hadapan kami,

ketika kau dengan wajah berwibawa di samping

para pejabat

 

Begitu, begitu yang kami dengar

Kelihaian berdebat di hadapan kami,

ketika kau mengeluarkan pikiran ditantang

para pesaingmu

 

Namun, apakah kau benar-benar melakukan apa yang kau janjikan?

Namun, apakah kau benar-benar tidak bersandiwara dengan kami?

Namun, apakah kau benar-benar berkorban untuk kepentingan rakyatmu?

Aku (Tak) Mau Jadi Orang Indonesia

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan segala (kerusakan) moral para pemimpinnya,

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan aturan-aturan (kufur) yang diterapkan para pemimpinnya,

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan maraknya perjanjian (palsu) manis dari para pemimpinnya

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan undang-undang barunya (yang merugikan),

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan angka (kemiskinan) yang terus merayap ,

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan SDM peringkat pertama (dari bawah) sedunia,

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan rumah sakit (mahal) di mana-mana,

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

Aku (Tak) Mau Jadi Orang Indonesia (II)

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan tingginya (angka korupsi) para pejabat

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan kesejahteraan (untuk orang kaya) yang dicapainya

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan tayangan (pornografi) yang mudah diakses di pelosok desa sekalipun

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan keadilan dan kepastian (untuk tidak adil dan tidak pasti) di hadapan hukum

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan pembersihan (anak jalanan) di kota-kota besar

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan pemeliharaan (aliran sesat) yang baik di Indonesia

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

 

Aku (tak) mau jadi orang Indonesia

Dengan sekolah-sekolah (tak layak) yang gratis,

apakah kalian juga (masih) mau jadi orang Indonesia?

Generasi Selanjutnya?

 

Lihatlah, wajah-wajah generasi pembaharu kita!

Wajah kumal, penuh dengan kotoran,

melihat dengan pandangan kosong.

Matanya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

Lihatlah, tangan-tangan generasi pembaharu kita!

Berdebu, memainkan gitar

tua yang didapat dari tukang loak dengan harga yang murah.

Tangannya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

Lihatlah, kaki-kaki generasi pembaharu kita!

Tidak beralaskan suatu apapun,

berjalan dari mobil ke mobil lain demi sesuap nasi.

Kakinya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

Lihatlah, punggung-punggung generasi pembaharu kita!

Lecet terjatuh di atas aspal,

ketika mengejar uang receh yang dilemparkan orang (yang dihinakan)

Punggungnya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

Lihatlah, rambut-rambut generasi pembaharu kita!

Tidak beraturan, tumbuh dengan

lebatnya di atas kepalanya yang penuh tamparan.

Rambutnya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

Lihatlah, kuku-kuku jari generasi pembaharu kita!

Patah disana-sini,

tidak terawat (tidak dipedulikan) sama sekali.

Kukunya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

Lihatlah, tubuh-tubuh generasi pembaharu kita!

kurus kerontang dengan rasa kelaparan,

berjalan dengan tanpa tujuan.

Tubuhnya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

Lihatlah, mimpi-mimpi generasi pembaharu kita!

Masa depan yang tidak terpikirkan,

bayangan yang selalu terhapus dengan kenyataan.

Hatinya seakan berkata,

“Aah… aku ingin sekolah”

 

 

17 responses

5 06 2009
dewa

hati2 ITE, slalu mengintai kita

5 06 2009
thebest195friends

Makasih, nya pak. Dah ngirimin komentarnya

8 06 2009
thebest195friends

Terimakasih atas peringatannya…

8 06 2009
Asep

puisina meni garokil kitu…sipplah….

8 06 2009
Asep

puisina lucu-lucu

9 06 2009
gmkephulqth

S5UvW0 cpvipjpskyhn, [url=http://gpzwowyqytwc.com/]gpzwowyqytwc[/url], [link=http://rmbtfmazvntu.com/]rmbtfmazvntu[/link], http://umydkwqbktwl.com/

12 06 2009
thebest195friends

Klu boleh tau…itu rus apaan ya

10 06 2009
tya

hmmmm…. kenapa ada puisi yg judulnya gerindra? hohohoo/…

12 06 2009
thebest195friends

Kenapa…gitu gapapakan ….coz bagus kan…..kareba puisi tersebut…saat….akan diadakannya denagan pemilu…

14 06 2009
anna

puisi nya bagus banget….. pa lagi puisi tentang sby..
bagus bangettttttt…..

15 06 2009
thebest195friends

Ya terimakasih atas pujiannya……

19 06 2009
Chacha

puisinya dalem ameeeetch… apalgi yg “generasi selanjutnya” Itu bikin cendili puisinya, yach?

20 06 2009
thebest195friends

emang benar kami yang membuatnya…..terima kasih atas pujiannya….

23 06 2009
Shika

kata temen aku, ad artikel tentang CS, ya? aku kan penggemar beratnya!! kok nggak ada, ya?

24 06 2009
thebest195friends

Oh…mohon maaf karena artikel itu udah dihapus….

3 07 2009
memey

puisi2 u bguz cmua mnyatakan bhwa u sngt mmprhatikan smua yg ad d skeli2ngmu,
kt2ny jg lugas mudah d phami tu’ cmua glongan,,,yyyyyy Q suka bgt dgn puisi2 u”
truz brkarya dngan baik y ? moga u bs mmbwat karya2 yg lbih the best lg….good luck!!!!!!!

4 07 2009
thebest195friends

makasih…….udah kasih komennya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s