CERPEN

Jaman Krisis

Jaman sekarang itu adalah jaman serba mahal, barang-barang semuanya pada naik, harga sembako kini meningkat dari harga sebelumnya.Bagaimana rakyat akan hidup bahagia apabila semua harga dinaikan.Pak Katro kini tidak bisa jualan bubur ayam karena tidak bisa membeli beras yang begitu sangat mahal.”Pak Katro gak jualan?”Tanya Norman seorang pelajar SMA.”Bagaimana mau jualan jika harga beras saja mahal.Sedangkan para pembeli tidak mau membeli bubur bapak jika harga buburnya dinaikan!”.Jawab Pak Katro dengan muka yang memelas.”Hmm…emang Pak katro mau menaikan harga bubur berapa?”,”Maunya sih bapak mau menjual harga bubur seharga 2000 rupiah saja”,”Waduh mahal juga ya!!Padahal kupunya uangnya cuman seribu!!!’,”Yaudah Man lain kali aja beli bubur ayamnya jika harga sembako sudah turun!!”,”Waduh….sampai fir’aun disunat dua kali juga harga sembako gakan turun-turun!!”,”Tenang aja Man harga sembako pasti turun.”.Normanpun yang sedang kesal gara-gara Pak Katro tidak jualan langsung pergi begitu saja.

Ketika Norman sedang berjalan kaki dipinggir jalan,Norman melihat seorang pemuda yang berpakaian rapih sedang duduk dibawah pohon kersen.”Waduh….itu orang sedang ngapain ngelamun terus dibawah pohon kersen”Sahut Norman dalam hatinya.Dan Norma pun menghampiri pemuda yang sedang duduk itu.”Maaf Mas,sekali lagi maaf, Mas sedang apa ya ?”Tanya Norman dengan sopan.”Eh kamu De ada apa”,jawab pemuda itu.”Mas lagi ngapain ngelamun terus dibawah pohon kersen?”,”Yah bisaya de”,”biasa apa maksudya?”,”Ya biasa nyari pekerjaan kemana-mana gak ada loowongan.percupa punya gelar S1 tapi masih aja pengangguran”,”Ooo…..Gitu pantesan Mas ngelamun terus!!”,”Jaman krisis sekarang tuh susah nyari kerja tetap,kebanyakan sekarangtuh kerjanya tuh dikontrak.Malah istri saya tuh bulan depan akan melahirkan,sedangkan sekarang masih belum dapat pekerjaan buat biaya persalinan”.Norman dan pemmudaitu terus berbincang bincang sampai tengah hari.Kapan Negara kita ini akan maju seperti Negara-negara lain jika lapangan kerjanyapun kita sangat terbatas.Banyak para pengangguran diluar sana mencari pekerjaan.Mengapa pemerintah tidak memikirkan Rakyatnya sendiri.Selain lapangan kerja yang sangat terbatas,pendidikannya pun sangat minim.Banyak cikal bakal bangsa ingin bersekolah,tapi jaman sekarang sekolah iu sangatlah mahal.Jangankan para orang tua mereka ingin mensekolahkan anaknya jika biya untuk hiduppun mereka susah.Norman seorang pelajar SMA pun berpikir bagimana bangsa kita ini menjadi maju.”Setelah selesai sekolahku nanti sampai perguruan tinggi,aku berjanji akan menjadi angota dewan yang jujur dan bersih tidak seperti bapak berdasi yang sekarang yang kerjaanya menyusahkan rakyat dan memakan uang rakyat.Pantas saja perut mereka pada buncit karena selalu memakan uang haram”.Ucap dalam hati Norman.

Norman yang selalu pergi jalan-jalan bersama teman-temannya untuk melihat-lihat keadaan masyarakat sekitar membuat hatinya menjadi percaya diri bahwa dia akan menjadi anggota dewan suatu saat nanti yang akan merubah sejarah Negara ini menjadi lebih maju dari sebelumnya.Dan merubah jaman Krisis menjadi jaman elit.Agar hidup bangsa kita itu lebih sejahtera dan tidak ada pengangguran dimana-mana dan harga ekonomi yang bisa dijangkau oleh masyarakat.

Beberarapa tahun kemudian Norman lulus dari perguruan tinggi,dia mengambil jurusan politik.Dan Norman pun meraih nilai tertinggi diklampusnya sehingga Norman diangkat oleh pemerintah untuk menjadi angota Dewan.Norman pada saat itu pun sangat bahagia dan janji yang pernah dia katakana dulu,pasti dia tidak akan lupa untuk menjadi anggota dewan yang jujur dan bersih.”Ini adalah langkah awal dari kesuksesan untuk merubah segalanya dan membuat kata jaman krisis itu menjadi sebuah kenangan saja”Ucapa dalam hati Norman dengan penuh percaya diri.Dan bukan saja Norman saja yang ingin merubah jaman krisis ini menjadi jaman yang lebih maju,karena banyak diluar sana orang-orang yang bejuang untuk memajukan bangsa ini.” MAJULAH BANGSAKU MAJULAH NEGERIKU “ itulah moto yang diucapkan oleh Bangsa kita.

Pak katro yang selama ini tidak berjualan bubur ayam kini menjadi jualan lagi bubur ayam,walaupun harganya naik sedikit menjadi seribu lima ratus rupiah.Walaupun harganya menjadi naik sedikit para pelanggan yang setianyapun selalu membelinya.Setiap pak katro berjualan bubur ayamnya selalu habis laku terjua.Sedangkan Pemuda yang asalnya pengangguran kini menjadi manager perusahaan makanan.Karena pemuda itu waktu kuliahnya mengambil jurusan perbusnisan.Dengan adanya kebijakan pemerintah masyarakat kini sanagt lah senang tidak ada kemiskinan lagi.

“ SELAMAT TINGGAL MASA-MASA YANG KELAM “

Created By : RiezZ195

19 responses

1 06 2009
Tunggal

bisa lebih banyak lagi dong….

2 06 2009
thebest195friends

bisa tar saja…akan kami tambahkan lagi….

3 06 2009
Yari NK

hahaha… dongeng banget ya… happy ending..

3 06 2009
thebest195friends

So ….pasti …..dimana keren gak…….

3 06 2009
tya

hahaha… dongeng banget ya… happy ending..

3 06 2009
thebest195friends

So…pasti ateu……keren ya……

4 06 2009
thebest195friends

makasih, ya. biarin aja atuh, da karya sastra fiksi mah, idealis

5 06 2009
Galdz

huuu~~~
Good
But
I just
say
that
ok
Spirit man
be a best of the best
and be a winner

8 06 2009
thebest195friends

Terima kasih atas dukungannya…dan saya juga akan lebih kreatif lagi untuk membuat cerpen yang lebih bagus lagi

8 06 2009
Asep

Wah cerpenna aluslah kreatif pisan ngaran2na araneh

11 06 2009
tya

cerpennya tambahin lagi dong… pengen baca yg lainnya….

12 06 2009
thebest195friends

Ok……tar mau berfikir lagi cerpennya coz buat cerpen tentang politik dan pendidikan lumayan sulit….

16 06 2009
anna

hmmmm…. cerpen nya bagus bgt…. cerpen nya tambahin lagi donk….

16 06 2009
thebest195friends

ter imakasih…atas segala pujiannya.

22 06 2009
Yogi

Tamba han lagi ateu cerpennya…….masa cum,a…satu aja…..

23 06 2009
Shika

intinya apa sich?

24 06 2009
thebest195friends

Semangat ingin sekolah

20 12 2009
nada

cerpennya bagus…

boleh iia di tampilin buat madink sekolah akk!!!!
🙂

24 12 2009
thebest195friends

boleh aja tapi jangan lupa cantumin nama pengarangnya…yaitu aku..
Aris Munandar ok…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s