Masa sekarang itu adalah masa yang modern segala sesuatu sudah serba praktis.Segala sesuatu yang kita inginkan selalu tersedia dengan cepat.Seperti dengan kendaraan bermotor,kita dapat kemana-mana ketujuan yang kita inginkan.Tapi kendaraan bermotor itu sayangnya bukan hasil prodak buatan bangsa kita sendiri melainkan buatan dari bangsa yang lain.Padahal dari bangsa kita sendiri banyak orang-orang yang pintar,malahan banyak orang orang dari bangsa kita yang menjadi juara dunia olimpiade Fisika,matematika,dan lain-lain.Mengapa ilmu tersebut tidak dipergunakan untuk bangsanya sendiri.Kita jangan terlalu terpaku dan menghandalkan dari bangsa asing, mengapa kita tidak mencobanya sendiri membuat barang-barang,membuat mesin kendaraan bemotor dari bangsa kita sendiri.Dengan biaya yang murah kita dapat menghemat biaya,kita dapat mempergunakan biaya itu untuk keperluan yang lainnya.
Walaupun barang-barang yang kita belum kualitasnya yang terbaik dikalangan perdagangan dunia,setidaknya kita dapat mencobanya terlebih dahulu.Dengan seiringnya jaman mungkin tahun yang akan datang kualitas barang yang dibuat dari bangsa kita bisa diterima oleh kalangan bangsa lain dan dapat menjadi pengexpor barang terbaik.Yang baik kita mau berjuang terus untuk memajukan bangsa kita sendiri.Pepatang mengatakan “dimana ada kemauan disitu ada jalan”.Kita tidak boleh menyerah dan harus saling mengingatkan satu sama lainnya untuk pentingnya kesadaran utuk membangun bangsa yang lebih baik dan makmur.Buat bangsa kita ini menjadi lebih berbeda dari tahun-tahun yang sebelumnya, jangan sampai bangsa kita ini bukannya maju malahhan menjadi mundur atau menjadi bobrok.Kesadaran untuk maju sangat kita nantikan untun mencapai kejenjang yang lebih baikdan kita buat Negara kita benjadi aman, tenteram,dan sentosa.
Mari kita ajak semua masyarakat Indonesia untuk membangkitkan rasa nasionalisme kita untuk membangun bangsa Indonesia dan semangat untuk maju.




Kenapa harus nasionalisme? Bukannya nasionalisme itu terbukti menghancurkan kita dari dalam? Contohnya aja, ketika saudara muslim di palestina dibantai, atas dasar nasionalisme, kita tidak peduli kan, dengan urusan mereka? bukankah atas dasar nasionalisme, mesir tidak mau membuka pintu perbatasannya?
Menurut kami mesir melakukan hal itu karena mesir takut dengan israel yang telah didekengi oleh amerika…..bukan mesir takut terhadap israel tapi takut terhadap amerika.
Tapi jika mesir mempunyai jiwa solid myungkin saja mesir membantu palestina…
yu…kita semangat ntu membangun bangsa ini
semangat
Saya setuju dengan artikel anda karena kita sebagai bangsa yang baik harus bertanggung jawab untuk membanguin bangsa ini menuju yang lebih baik.
apaanch….
semangat untuk membuat perubahan