Krisis Ekonomi Dunia Belum Berakhir

29 06 2009

Guys, pernah denger istilah “kapitalisme” nggak? Kapitalisme adalah ideologi yang melandaskan ide-idenya dengan memisahkan agama dari kehidupann dunia (sekularisme). Ideologi kapitalisme digunakan oleh berbagai negara di dunia, seperti Inggris, Perancis, dan juga negara super power saat ini, Amerika Serikat. Aplikasi sederhananya, peraturan-peraturan (perundang-undangan) didasarkan pada kepentingan para kapitalis (pemilik modal), sehingga orang-orang kayalah yang mampu berkuasa serta mengendalikan negeri-negeri di dunia ini. Lalu, kalau negara sendiri yang memiliki ideologi tersebut, bagaimana? Tentu, negara tersebut akan berusaha untuk menyebarluaskan ideoogi tersebut melalui penjajahan yang kita kenal dengan nama “neo-liberalisme”. Nach, bagi yang sering nonton TV, apalagi saat-saat menjelang pilpres, salah satu ide yang dikampanyekan dari seluruh presiden, adalah bahwa mereka bukan neo-liberalis, atau disingkat neo-lib. Neo liberalisme, adalah liberalisasi (pembebasan) gaya baru, yang intinya adalah membuka lahan perekonomian negara, sehingga muncullah privatisasi dari berbagai sektor, seperti pendidikan, barang tambang (emas, minyak, gas alam, dll), pendidikan (dengan adanya UU BHP), dll sebagainya. Istilah kasarnya tuch, penjualan aset negara. Nach, lalu hubungan dengan judulnya, apa dong? Ya berhubungan, lah! Bagi yang rajin mengikuti perkembangan politik dunia, pasti tah dong, kalu sekarang tuch dunia lagi mengalami krisis ekonomi yang sangat parah. Tak terkecuali negara super power Amerika. Angka pengangguran di negeri Paman Sam tersebut mencapai 8,9 %. Ekspor barang dan jasa pada kuartal pertama tahun ini pun, menurun drastis sebesar 30%. Lalu, ke tingkat dunia pun, seperti organisasi internasional OECD, mengalami angka kegagalan kredit mencakup 71 % dari total produksi nasional secara global. Bahkan, menurut New York Times, perekonomian negara-negara berkembang telah melalui kuartal paling buruk sejak satu dekade lalu. Negara berkembang, seperti Indonesia, sebagian negara Afrika, dan lain-lain pun mengalami dampak yang parah karena krisi ekonomi dunia ini. Lebih jauh, dampak krisis ekonomi global ini adalah tingginya tingkat inflasi. Contohnya Inggris. Inggris mengalami inflasi yang cukup tinggi, yaitu sekitar 2,9%, dan paling tinggi pad tahun 1930. Tingginya tingkat inflasi di negara-negara lainnyapun, ikut menunjang kenapa harga minyak naik dari US$ 36 perbarel mencapi US$58 per barel, dan akhirnya sekarang melambung tinggi mencapai lebih dari US$100. Seluruh penjelasan barusan, membuktikan bahwa bangunan ekonomi Kapitalisme selama ini memang rapuh. Hal ini makin membuktikan, bahwa pembangunan apa aja -termasuk ekonomi- yang tidak didasarkan pada taqwa (syariah), pasti akan rapuh dan akhirnya hancur. Allah SWT berfirman dalam surat at-Taubah ayat 109, “Apakah orang-oeang yang mendirikan bangunannya di atas dasar taqwa kepada Allah dan keridhoan (-Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunan itu jatuh bersama-sama dengannya ke dalam Neraka Jahanam? Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim” Jadi, apa lagi yang harus ditunggu untuk merubah kondisi saat ini, dari kondisi non-islami (tidak tegaknya syariah dan khilafah) menuju kondisi Islami (tegaknya syariah dan khilafah)?





Kebergantungan Dalam Pembelajaran…

20 06 2009

Temen-temen, pernah nggak temen nyontek? Misalnya, kalau belum ngerjain PR, tugas harian, atau bahkan ketika ulangan, mungkin? Banyak banget faktor yang menyebabkan kita untuk terdorong hingga akhirnya nyontek. Misalnya karena kita nggak tahu jawaban soalnya, atau males ngerjainnya, atau alasan-alasan lain. Nah, karena alasan yang sedemikian banyaknya itulah, yang akhirnya kita terdorong untuk mengerjakan salah satu perbuatan kejahatan ini. Karena itu, akhirnya kita jadi mengalami ketergantungan kepada orang lain. Kalau misalnya, orang yang sering kita contekin nggak ad, pasti kita uring-uringan, karena belum ngerjain apapun. Atau misalnya kalau kita ujiannya lisan (kan, nggak bisa nanyain ke belakang) pasti kita langsung protes ke gurunya, atau pasrah di depan guru nanti, mau jawab asal-asalan.
Tidak bisa dipungkiri, banyak siswa di sekolah terbagus sekalipun di Indonesia ini, ada aja yang nyontek, meskipun hanya segelintir orang saja. Kebanyakan dari mereka adalah orang yang kerjaannya tiap hari main aja, dari pagi hingga pagi lagi. Ke sekolah pun, mereka hanya datang, terus mintain jawaban PR, terus pulang siangnya, tanpa sedikitpun mereka pahami pelajaran yang mereka dapatkan di sekolah. Lalu, anak – anak yang terkategori pintar, biasanya mempnuyai ciri-ciri berkacamata tebal, rambut rapih (tapi ada juga yang digaya-gayain), bawa buku literatur tebal di tasnya. Terus, gayanya culun, kalau dimintain jawaban pasti mau dengan diiming-imingi kata – kata pujian seperti “Da bageur” atau “Pahlawan kita”, atau kata – kata jilatan lainnya. Nah, inilah hal-hal yang sering terjadi ataupun bahkan kita alami sendiri di Indonesia dengan sistem pendidikan yang seperti ini. Dan, mereka orang-orang yang sering nyontek itu, nantinya setelah mereka lulus, mereka akan menjadi pengangguran yang bahkan untuk nganggur pun nggak jelas, atau menjadi supir angkot, ojek, ataupun becak, atau masuk kuliah bagi orang – orang yang kaya, dengan biaya masuk melalui jalur “khusus” sebagai pelicin jalan mereka. Ya, inilah potret kebanyakan kehidupan remaja SMA di Indonesia ini. Tidak berlebihan jika dikatakan, bahwa mental anak remaja sekarang sudah bobrok.
Kebergantungan dalam pelajaran ini juga memicu timbulnya masalah – masalah lain, yang terkait dengan faktor psikologi (perkembangan jiwa) si anak. Di mana, mereka tidak bisa membohongi hati kecilnya sendiri, bahwa mereka “tidak puas”. Bandingkan antara seorang anak yang mendapatkan nilai 100 dalam pelajaran Matematika, tapi hasil nyontek; dengan seorang anak yang mendapatkan nilai 65 dalam pelajaran Bahasa Sunda, tapi dengan kerja kerasnya sendiri. Berapa besarpun nilainya, itu tak akan berarti karena hanya mengkopi jawaban dari temannya. Namun, berapa kecilnya nilai yang didapatkan, itu akan berarti luar biasa bagi seseorang yang bekerja keras. Di sini, pentingnya lapang dada, dan sebagainya. Atau misalnya kerja kelompok, di mana banyak sekali kasus di mana anak – anak yang sering tergantung dengan orang lain, senantiasa mengincar untuk berkelompok dengan anak – anak pintar, dengan satu alasan: agar mereka tiadk kerja. Dengan mengandalkan anak – anak pintar tersebut, mereka tidak perlu bersusah payah lagi untuk mengerjakan tugas kelompok tersebut. Anak – anak pintar pun, selalu menutup – nutupi kebenaran, bahwa mereka sebenarnya tidak kerja sedikitpun, namun dicover dengan rasa ketakutan mereka. Ada juga orang – orang pintar namun bodoh, yang menggantikan kerja mereka dengan hal – hal teknis, seperti dipinjamkan penghapus, atau dicariin koran, atau sebagainya.
Generasi pemuda adalah generasi yang menjadi tonggak penerus di masa depan nanti. Bagaimana jika generasi pemudanya terus seperti ini? Nah, di sinilah, kita harus mengubah pragmatisme pendidikan yang seperti ini. Di mana, semua anak harus berusaha dengan kekuatan mereka, dan tumbuh menjadi orang yang dapat berdiri sendiri, dan bahkan mengajak orang lain untuk berdiri. Di mana mereka tidak hanya menonjol dalam bidang pelajaran sekolah saja, namun telah tumbuh pola pikir mereka, untuk senantisa maju dan memajukan orang lain. Dan juga, anak – anak remaja ini tidak memiliki hati yang kecil, yang berani menghadapi tantangan yang mereka akan alami. Bagaimana untuk menumbuhkan mental, jiwa, serta pola pikir seperti itu? Inilah tugas negara. Negara harus menerapkan konsep yang ideal yang dapat membangkitkan jiwa – jiwa remaja, agar mereka tumbuh menjadi pemuda yang hebat. Islam – lah, yang memiliki konsep ideal tersebut. Terbukti, selama 7 abad masa keemasan Daulah Khilafah, ilmuwan – ilmuwan dunia berasal dari Daulah Khilafah. Ilmuwan perintis berbagai disiplin ilmu, seperti Sosiologi, Kimia, dan Fisika tumbuh dengan konsep pendidikan yang diterapkan Islam. Mereka tidak hanya diajarkan dan dilakukan transfer ilmu belaka, namun mereka diajak secara personal ke dalam diri mereka. Mereka tidak menunggu penemuan – penemuan yang dilakukan oleh dunia, namun justru merekalah yang menjadi penemu – penemu itu. Mereka tumbuh menjadi ilmuwan – ilmuwan yang senantiasa mencari pembaharuan dalam kehidupan teknologi dan sosial. Berbagai buku literatur karya mereka, menjadi buku wajib universitas – universitas dunia, hingga beberapa abad lamanya. Itulah, segelintir saja kejayaan pendidikan dalam negara Islam, dan masih banyak lagi yang penulis tidak sempat tuliskan. Nah, sekarang pilihannya ada pada kita.





Kepedulian Orang Tua Terhadap Anak

23 06 2009

Kecerdasan anak adalah tanggung jawab orang tua, karena orang tua yang bertanggung jawab penuh untuk mendidik anakinya menjadi oaring yang berbakti kepada orang tuanya.Seorang anak akan berbakti atau akan menurut apabila orang tuanya selalu memperhatikan anaknya.Paea orang tua selalu memikirkan supaya anaknya menjadi anak yang  berbakti dan menjadi orang yang pintar dan cerdas.Untuk itu para orang tua sudah memikirkan matang-matang untuk membuat anaknya menjadi orang yang cerdas.Orang tua menambah jadwal belajar anaknya dengan cara mendaftarkan anaknya ketempat LES.Dengan cara itu anaknya bisa menjadi lebih pintar dan asalnya pelajarang yang tidak mengerti menjadi menambah mengerti, itulah sikap orang tua yang sangat perduli kepada anaknya.

Sedangkan para orang tua yang tidak peduli dan acuh tak acuh kepada anaknya, maka anaknya akan menjadi begajulan dan menjadi anak yang mempunyai sikap yang setidak wajarnya, karena kelalaian orang tua yang tidak selalu memperhatikan anaknya dengan baik.Karena para anak-anak menjadi seperti itu merasa dirinya itu tidak berharga dimata orang tuanya.Padahal setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang dari orang tuanya.Anak yang mempunya sikap seperti itu karena mereka ingin diperhatikan oleh orang tuanya atau mereka juga berbuat seperti itu karena stress karena menjadi orang yang tidak mempunyai harganya.

Kepedulian orang tuanya terhadap anaknya sangatlah penting karena dapat membantu untuk memulihkan sikap spikologi anak.Banyak anak-anak yang stress atau bertingkah aneh karena kurangnya perhatian orang tua terhadap anaknya.Tapi kita sebagai anak yang baik dan shaleh walaupun kita tidak dapat perhatian khusus dari orang tuanya kita harus tetap semangat jangan menyerah.Tunjukan ke semua orang walaupun kita tidak mendapat perhatian kita tetap saja bisa melakukan sesuatu dengan ceria dan happy fun.Walaupun anak-anak yang lain disuruh mengikuti LES supaya pintar,kita yang tidak ikut LES jangan berkecil hati.Tanpa mengikuti LES kitapun juga dapat menjadi anak yang pintar asalkan kita mau rajin belajar setiap hari dirumah atau mengajak teman-teman untuk mengadakan kerja kelompok, untuk belajar bareng bareng.Jadi kita dapat bertukar pikiran satu sama lainnya.Asalnya pelajaran yang kita kurang dimengerti kita tanyakan kepada salah satu teman yang lebih mengerti.

Jadi kita walaupun kurng perhatian dari orang tua jangan berkecil hati.Kita harus semangat untuk menyongsong masa depan.Dan bagi anak-anak yang selalu  mendapat perhatian orang tua untuk menjadi anak yang sukses harus selalu mematuhinya jangan sekali-kali mengecewakan orang tua apabila sudah  diberi kepercayaan.Kepercayaan akan dating hanya satu kali tidak akan dating yang kedua kalinya.Karena mendapatkan klepercayaan dari orang tua sangat lah susah dibandingkan dengan orang lain.Dan bagi orang tua selalu memperhatikan sikap dan kelakuan anaknya di lingkungan rumah dan pada saat berda dilingkungan luar, karena itu sangat berpengaruh sekali.-pergaulan dilingkungan rumah sangatlah berbeda dengan lingkungan diluar.Lingkungan diluar sangatlah kejam dapat merubah  sikap seseorang dengan secara cepat.





Pilpres 2009

27 06 2009

Sebentar lagi di Negara kita akan diadakan pemilihan presiden yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 juli 2009.Siapapun orangnya yang akan menjadi seorang pemimpin kita, kita tetap harus mendukung ketiga-tiganya.Pada sekarang-sekarang ini kampanye sudah dimuali.Dimana-mana bendera-bendera, spanduk dan stiker sudah dipasang dan ditempel dimana-mana.Banyak berita ditelevisi,dimajalah dan diradio menyatakan bahwa saat sekarang-sekarang ini dikantor KPU sibuk untuk membuat surat pencoblosan capres.Banyak dana bercuhcuran untuk membuat kampanye dimana-mana.Tapi menurut pengamatan kita itu sangat disayangkan sekali dana sebesar itu digunakan untuk kampanye lebih baik disumbangkan saja buat masyarakat yang kurang mampu.Dan memasang bendera dan stiker dimana-mana itu sangat disayangkan juga karena merusak keindahan lingkungan disekitar,kalau memasangnya itu teratur mungkin keindahan itu dapat teratasi.

Tapi para Capres melakukan hal itu adalah demi kebaikan juga karena dengan cara itu para capres bisa terkontrol dari segi Visi MIsi dan program kerja yang akan dilaksanakannya kedepannya.Dan masyarakat bisa tahu apakan para capres itu pantas jadi presiden atau tidak tergantung Visi Misi dan program kerja yang akan diajukannya dan tergantung para masyarakat Indonesia yang memilihnya.Kita sebagai warga Negara yang baik harus mensukseskan pemilihan calon presiden sekarang yang akan dilaksanakan nanti agar tidak ada masalah.Dan diharapkan kepada Calon Presiden sekarang dapat bersaing secara sehat sportif.Walaupun siapa saja yang menjadi presiden Republik Indonesia kita harus mendukung Presiden kita yang baru.Siapapun itu orang nya kita harus tetap mendukungnya, karena orang yang menjadi Presiden berati itu adalah orang yang terpilih menjadi pemimpin kita dan pemimpin itu adalah pilihan raktyat Indonesia.Jadi itu tidak bisa diganggu gugat lagi,apapun itu keputusannya kita harus menerimanya dengan baik.Bagi capres yang gagal menjadi Presiden Republik Indonesia harus menerimanya dengan lapang dada dan harus mendukun kepada pemimpin yang terpilih.Karena keputusan itu tidak dapat diganggu gugat lagi karena keputusan itu adalah hasil poting dari seluruh rakyat Indonesia.Siapa jumlah suaranya terbesar berarti itu adalah orang yang akan menjadi pemimpin kita.

Pokoknya mari kita sukseskan PIlpres 2009







Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.